Cara Kerja Terapi Pengobatan Alterantif NHT Surabaya

1. Proses Interview dan Observasi Terhadap Pasien 

Terapis SHT Akan melakukan komunikasi terapeutik suportif untuk agar rapport (kecocokan) bisa terjalin antara pasien dengan terapis, hal ini akan mempercepat proses kesmebuhan nantinya. Proses interview dan observasi terhadap pasien dilakukan bertujuam terapis memahami keluhan-keluhan yang diderita oleh pasien, riwayat alergi,
jika pasien mengalami kesulitan berkomunikasi dapat diwakilkan oleh keluarga atau  pengantar yang mendampingi. 

Tahapan ini sangat penting bagi kami, dimana kami akan melakukan anamnesis, melihat faktor penyebab penyakit (eksogen / endogen) dan mengedukasi pasien bagamana cara meminimalkan faktor penyebabnya

2. Perekaman Data Fisik Dan Merancang Terapi Yang Diperlukan Oleh Pasien

Pada tahap kedua ini, Terapis SHT akan melakukan pengalian informasi lebih dalam seputar penyakit yang diderita pasien. Terapis kami juga akan mengambil informasi data pemeriksaan fisik pasien, data yang kita ambil adalah  Usia, Berat Badan, Kadar Lemak Tubuh, Tekanan Darah, Kadar Oksigen Dalam Darah, Ideo Motor Respon, Tes gerakan fisik (jika diperlukan) kami juga akan mengambil dokumentasi pasien. Perekaman data fisik ini dilakukan sebagai cara kami melihat ke efektidan hasil terapi, yakni untuk membandingkan kondisi pasien sebelum dan sesudah diterapi.

Setelah proses perekaman data fisik maka Terapis SHT akan menentukan terapi apa yang paling tepat diberikan kepada pasien.

3. Persiapan Terapi Dan Peregangan 

Tahap ketiga adalah tahap dimana pasien akan dikondisikan dalam keadaan siap untuk menjalankanterapi bisa dalam posisi tidur,  duduk, tengkurap tergantung kebutuhan. Pengolesan minyak herbal dan pasien diminta melakukan gerakan-gerakan perengangan sesuai dengan instruksi terapis , hal ini dilakukan agar saat terapi berlangsung dapat mencegah terjadinya cedera dan memberikan aliran oksigen pada tubu.

Catatan:
Peregangan hanya dilakukan untuk pasien yang memungkinan melakukanya. 

Setelah itu terapis kami akan membersihkan bagian tubuh yang akan diterapi dari minyak ataupun kotoran yang menempel di kulit  akan diterapi dengan alkohol atau tisu basah, hal ini dilakukan agar nantinya kinerja Infrared / Chiropractic/ Acrupresur dapat maksimal. 

4. Proses Terapi Dan Steam Uap Herbal 

Setelah tiga tahapan diatas pasien kini telah siap mendapatkan terapi, terapi yang akan diberikan teraps bisa berupa infrared / gerakan chiropractic / akupresure (tergantung penyakit yang diderita), Terapis SHT juga bisa saja mengkombinasikan kedua ataupun ketiga metode sekaligus agar mendapatkan hasil kesembuhan yang maksimal.

Pembobokan rempah ramuan tradisonal merupakan tahap kelima setelah proses terapi berlangsung, steam uap dilakukan pada area tubuh yang sakit. 
Beberapa penyakit akan dilakukan Pembobokan dan pasien boleh membilas ramuan bobok kami 10 jam setelah terapi dilaksanakan. 


5. ReEdukasi Pasien Mengenai Pola Hidup  Sehat Dan Pemberian Resep Untuk Dirumah

Kesembuhan yang bersifat permanen adalah tujuan dari terapi, kami tidak ingin pasien kambuh-kambuhan lagi. Oleh karena itu juga dibutuhkan komitmen dan motivasi dari pasien untuk benar benar sembuh, setelah terapi kami akan memberikan instruksi yang harus dikerjakan oleh pasien dirumah. Instruksi yang kami berikan berkaitan dengan bagamana cara memiliki pola hidup yang sehat dengan melakukan sleep hygiene(melakukan cara tidur berkualitas), eat hygiene (memilih makanan sehat), dan habit hygine (melakukan kebiasaan sehat)

Resep yang kami berikan berupa gerakan - gerakan laihan penyembuhan yang sering dipraktikan dirumah dan resep berupa herbal rebus  untuk dikonsumsi dirumah.

GARIS BESAR MANFAAT TERAPI NHT::
 ✱ Meningkatkan Potensi Kesembuhan Secara Spiritual
 ✱ Meningkatkan Motivasi Kesembuhan Serta Mengurangi Kecemasan
 ✱ Melancarkan Peredaran Darah Dan Mengurangi Peradangan 
 ✱ Menormaliasi dan Meningkatkan Fungsi Kinerja  Seluruh Organ Tubuh
 ✱ Meningkatkan Imunitas Tubuh 
 ✱ Membuang Sumbatan Energi Negatif
 ✱ Melakukan Detoksifikasi Tubuh 




 ✱ Menormalkan Sistem Metabolisme Tubuh